Pangkalan Informasi Islam

Selamat Datang di Pangkalan Islam, Media Dakwah dan Informasi

12 June 2026

Rohmad Riyadi : Refresh Nama Bulan - Bulan Islam

 


Pangkalan IslamKalender Hijriah, atau penanggalan Islam, memegang peranan sentral dalam kehidupan umat Muslim di seluruh dunia.


Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis pada peredaran bumi mengelilingi matahari (solar), kalender Hijriah sepenuhnya bergantung pada peredaran bulan mengelilingi bumi (lunar). Hal inilah yang menyebabkan tanggal-tanggal penting dalam Islam, seperti awal Ramadan atau Hari Raya Idulfitri, selalu bergeser sekitar 10 hingga 11 hari setiap tahunnya pada kalender Masehi.

Sistem penanggalan ini dimulai sejak peristiwa Hijrah—migrasi Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Memahami bulan-bulan Islam bukan sekadar mengetahui urutan waktu, melainkan juga menyelami sejarah, spiritualitas, dan tradisi yang menyertainya.

Empat Bulan Haram (Al-Ashhur al-Hurum)
Penting untuk mengetahui konsep Al-Ashhur al-Hurum atau bulan-bulan yang disucikan. Allah SWT berfirman bahwa terdapat empat bulan yang memiliki kedudukan istimewa. Pada bulan-bulan ini, umat Muslim dilarang melakukan peperangan atau kezaliman, dan amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Keempat bulan tersebut adalah Muharram, Rajab, Dhu al-Qi'dah, dan Dhu al-Hijjah.
Urutan 12 Bulan dalam Kalender Hijriah

1. Muharram
Bulan pertama dan termasuk salah satu dari bulan haram. Muharram berarti "yang dilarang" atau "disucikan".

Peristiwa Penting: Hari Asyura (10 Muharram), hari di mana Allah menyelamatkan Nabi Musa AS dari kejaran Firaun.
Praktik: Puasa Tasu'a (ke-9) dan Asyura (ke-10).

2. Safar
Secara harfiah berarti "kosong". Dalam Islam, tidak ada keyakinan bahwa Safar adalah bulan pembawa sial; umat Islam diajarkan untuk tetap produktif tanpa takhayul.

3. Rabi' al-Awwal
Bulan yang memiliki tempat istimewa berkaitan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Mawlid al-Nabi) yang diperingati pada tanggal 12 Rabi' al-Awwal.

4. Rabi' al-Thani ( Rabi'ul Akhir )
Bulan kelanjutan dari masa musim semi. Sering digunakan untuk memperdalam kajian ilmu agama.

5. Jumada al-Awla
Berasal dari kata "jamad" yang berarti beku atau kering. Momen pengingat akan sejarah kepemimpinan Islam masa awal.

6. Jumada al-Akhira
Bulan transisi menuju bulan-bulan penuh berkah yang akan segera tiba.

7. Rajab
Termasuk bulan haram. Bulan yang bermakna "mengagungkan".
Peristiwa Penting: Isra' Mi'raj, perjalanan malam Nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah salat.

8. Sha'ban
"Pintu gerbang" menuju Ramadan. Waktu persiapan fisik dan mental.

Peristiwa Penting: Malam Nisfu Sya'ban, malam penuh ampunan.
9. Ramadan
Bulan paling mulia, waktu turunnya Al-Qur'an.
Praktik: Puasa wajib, Salat Tarawih, tadarus, dan mencari Lailatul Qadar.

10. Shawwal
Bulan kemenangan. Dimulai dengan Hari Raya Idulfitri pada 1 Syawal.

11. Dhu al-Qi'dah
Bulan haram yang tenang. Menjadi awal keberangkatan jemaah haji dari seluruh dunia menuju tanah suci.

12. Dhu al-Hijjah
Bulan penutup yang agung.

Peristiwa Penting: Pelaksanaan ibadah Haji, Wukuf di Arafah, dan Hari Raya Iduladha (10 Dhu al-Hijjah).
Praktik: Ibadah kurban dan puasa Arafah.

Penulis : Rohmad Riyadi, S.Kom
Youtube : RRTVnews
Tiktok    : Rahmat Assalaamy
Share:

0 comments:

Post a Comment

Umrah 6 Juli 2026 Hub. 085719752380

Translator Bahasa Dunia

Visitor

free web counter

SAVE ROHINGYA

Keberangkatan 22 Agustus 2026

Powered by Blogger.
ads ads ads ads

Latest Posts

Recent comments

Popular Posts

Pages