Pangkalan Islam - Event akbar Halalbihalal Keluarga Besar Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Kota Malang hari ini (6/8/2017) dibuka dengan penampilan atraksi silat dari Tapak Suci Muhammadiyah.
Dalam atraksi yang menyedot perhatian jamaah yang memenuhi Graha Cakrawala Universitas Negeri malang (UM) itu, para pesilat dengan pernak-pernik baju warna merah tersebut menampilkan gabungan gerakan dari jurus Tapak Suci dan jurus baku IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).
Pelatih Tapak Suci Kota Malang Muhammad Taqiyuddin Rohanan menuturkan bahwa penampilan tersebut menceritakan bagaimana pentingnya persahabatan. “Ceritanya ada seorang pesilat sakti yang menerima dua murid untuk menurunkan ilmu silatnya. Kemudian, kedua murid tersebut diberi senjata dan disuruh mengembangkan gerakan silatnya,” terangnya kepada wartawan MalangTIMES.
Menurut Taqiyuddin, satu pesilat lalu ditugaskan ke arah timur dan satunya lagi ditugaskan ke barat. Tetapi, sayangnya tatkala mereka sudah memiliki banyak murid, malah terjadi perseteruan di antara keduanya. Maka terjadilah pertempuran antar-murid.
“Singkat cerita, di tengah pertengkaran itu, datanglah guru mereka untuk mendamaikan. Lalu, sang guru menggabungkan jurus kedua murid tersebut menjadi satu jurus yang sama dan tidak ada perbedaan,” imbuhnya.
Pesan yang ingin disampaikan dari aktraksi silat Tapak Suci itu, lanjut Taqiyuddin, adalah agar umat manusia menghindari perpecahan dan mengajak pada perilaku kasih sayang.
“Saya kira sangat relevan dengan acara ini Mas. Ameskipun NU dan Muhammadiyah itu terdapat perbedaan, itu hanya masalah furu’ atau cabang, bukan persoalan pokok. Dalam konteks kebangsaan, mari kita bersama-sama membangun Indonesia ini,” pungkasnya. (*)pi
Pewarta:Muhammad Faishol
Editor:Lazuardi Firdaus
Publisher:Raafi Prapandha
Sumber: malangtimes







0 comments:
Post a Comment