![]() |
| Gambar dari AI |
Pangkalan Islam - Di era digital saat ini, dalam berhubungan sosial, baik bertujuan bisnis maupun berhubungan sosial lainnya hampir didominasi waktunya menggunakan alat bantu gadget atau handphone. Apalagi dalam konteks berhubungan sosial masyarakat, Sehingga mungkin jika di kalkulasi perbandingan waktu yang digunakan dalam berinteraksi sosial secara tatap muka dan online atau menggunakan gadget, lebih banyak menggunakan gadget atau online.
Tentu dari kedua model interaksi sosial ini memiliki dampak kelebihan dan kekurangan masing - masing. Pada kali ini penulis ingin membagikan dampak negatif yang diakibatkan karena tidak bijak dalam penggunakan media sosial, dalam hal ini terlalu banyak menshare link video dalam suatu group secara berlebihan.
1. Menurunkan Kualitas Diskusi Grup
Terlalu banyak link tanpa penjelasan dan konteks dapat menenggelamkan percakapan penting, sehingga tujuan utama grup menjadi tidak tercapai.
2. Mengganggu Kenyamanan Anggota Grup
Pengiriman link secara berulang tanpa urgensi dapat membuat anggota merasa terganggu, memilih mute grup, atau bahkan keluar dari grup.
3. Menimbulkan Kesan Tidak Etis dan Ego Sentris
Menyebarkan link terlalu banyak dari seseorang bisa muncul anggapan ingin mendominasi grup dan ini dapat dipersepsikan sebagai sikap ingin menonjolkan diri dan kurang menghargai ruang komunikasi bersama.
4. Mengurangi Kepercayaan Anggota Grup
Jika sering membagikan konten tanpa kejelasan isi dan manfaat, pesan dari pengirim cenderung diabaikan dan kepercayaan pun menurun.
5. Bertentangan dengan Prinsip Akhlak dan Etika Bermuamalah
Dalam nilai Islam, menyampaikan sesuatu tanpa ilmu adalah perbuatan yang perlu dihindari:
> “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya…”
(QS. Al-Isra: 36)
Bekasi, 22 Desember 2025
Rohmad Riyadi, S.Kom
Pegiat Dakwah Media
#bijakbermedia








0 comments:
Post a Comment