![]() |
| Rohmad Riyadi, S.Kom |
Pangkalan Islam - Dalam kehidupan ini, setiap Muslim memiliki tanggung jawab untuk menegakkan dan menyampaikan kebenaran. Dakwah bukan hanya tugas para ustadz, kiyai, atau dai di atas mimbar, tetapi kewajiban setiap orang beriman sesuai kemampuannya. Allah ﷻ berfirman:
16.An-Naḥl : 125
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ
> “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik...”
(QS. An-Nahl: 125)
Ayat ini menegaskan bahwa menyampaikan kebenaran adalah bentuk ketaatan kepada Allah, sekaligus bukti cinta kita kepada sesama manusia agar sama-sama berjalan di atas petunjuk-Nya.
Sering kali seseorang merasa ragu atau enggan berdakwah karena khawatir tidak didengar, tidak diikuti, atau bahkan ditolak. Padahal, Allah tidak membebankan kepada kita hasil dari dakwah itu. Yang Allah perintahkan hanyalah menyampaikan.
Nabi Muhammad ﷺ adalah teladan utama dalam hal ini. Beliau menyampaikan risalah Islam dengan sabar, meskipun banyak yang menolak, menghina, bahkan memusuhinya. Namun, beliau tidak pernah berhenti berdakwah, karena beliau tahu bahwa hidayah hanya milik Allah.
28.Al-Qaṣaṣ : 56
إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۚ
> “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya.”
(QS. Al-Qashash: 56)
Artinya, keberhasilan dakwah bukan pada banyaknya orang yang menerima, melainkan pada seberapa tulus dan konsisten kita menyampaikan kebenaran.
Di zaman modern ini, dakwah tidak lagi terbatas pada ceramah di masjid atau majelis ilmu. Melalui media sosial, YouTube, blog, dan berbagai platform digital, siapa pun bisa menjadi penyampai kebenaran. Bahkan satu postingan kebaikan bisa menginspirasi ribuan orang.
Namun, niat harus dijaga. Jangan sampai dakwah berubah menjadi ajang mencari popularitas. Jadikan setiap konten, tulisan, atau ucapan kita sebagai ladang amal. Niatkan semata-mata karena Allah.
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
(رواه مسلم)
> “Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.”
(HR. Muslim)








0 comments:
Post a Comment