Pangkalan Informasi Islam

Selamat Datang di Pangkalan Islam, Media Dakwah dan Informasi

2 September 2026

Rohmad Riyadi : Kapan Batu Akik Berakibat Syirik?

 


Pangkalan Islam -Batu akik merupakan salah satu perhiasan yang banyak dikenakan oleh masyarakat. Memakai batu akik pada dasarnya tidak otomatis termasuk syirik, selama hanya dimaksudkan sebagai perhiasan dan tidak disertai keyakinan yang bertentangan dengan tauhid.

Namun, batu akik dapat menjadi sebab terjadinya syirik apabila seseorang meyakini bahwa batu tersebut mempunyai kekuatan gaib atau kemampuan tertentu yang dapat memberikan manfaat atau menolak bahaya secara mandiri.

1. Batu Akik Hanya Sebagai Perhiasan

Islam tidak melarang seseorang menggunakan perhiasan selama tidak mengandung unsur yang diharamkan. Apabila seseorang memakai batu akik karena menyukai keindahannya, sebagai aksesori, atau sekadar mengikuti kebiasaan yang mubah, maka hal tersebut bukan syirik.

Yang harus diperhatikan adalah keyakinan di balik penggunaannya.

Misalnya seseorang mengatakan:

"Saya memakai batu akik ini karena warnanya indah."

Ini berbeda dengan:

"Saya memakai batu ini supaya kebal dari kejahatan."

Pernyataan kedua mengandung persoalan akidah karena memberikan keyakinan kepada benda yang tidak Allah tetapkan sebagai sebab untuk memperoleh manfaat tersebut.

2. Ketika Batu Akik Diyakini Mempunyai Kekuatan Gaib

Syirik dapat terjadi apabila seseorang meyakini batu akik mempunyai kekuatan gaib untuk:

mendatangkan keberuntungan;

menolak bala atau musibah;

memberikan keselamatan;

meningkatkan kewibawaan secara gaib;

membuat seseorang kebal;

mendatangkan rezeki;

melindungi dari jin atau gangguan gaib;

atau memberikan manfaat dan menolak mudarat dengan kekuatannya sendiri.

Dalam Islam, yang memiliki kekuasaan mutlak untuk memberi manfaat dan menolak mudarat hanyalah Allah SWT.

Allah berfirman:

"Dan jika Allah menimpakan suatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya."

(QS. Yunus: 107)

Ayat ini mengajarkan bahwa seorang Muslim harus menggantungkan hati kepada Allah, bukan kepada benda.

3. Dasar Hukum Larangan Menggantungkan Hati kepada Benda

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa menggantungkan tamimah, maka sungguh ia telah berbuat syirik."

(HR. Ahmad)

Tamimah pada masa dahulu merupakan benda yang dikenakan atau digantungkan dengan keyakinan sebagai penangkal bahaya.

Hadis tersebut memberikan pelajaran penting: benda tidak boleh dijadikan tempat bergantung untuk memperoleh perlindungan atau menolak bahaya tanpa dasar syariat.

Karena itu, apabila batu akik diperlakukan seperti jimat dan diyakini mempunyai kekuatan gaib, persoalannya bukan lagi sekadar memakai perhiasan, tetapi telah masuk ke dalam persoalan tauhid dan syirik.

4. Apakah Batu Akik Bisa Menjadi Jimat?

Bisa, jika seseorang menjadikannya sebagai benda yang dipercaya mempunyai kekuatan tertentu untuk mendatangkan manfaat atau menolak bahaya.

Dalam kaidah akidah Islam, ada perbedaan antara sebab yang benar dan sebab yang diyakini tanpa dasar.

Contohnya, obat merupakan sebab untuk kesembuhan berdasarkan pengalaman dan ketetapan Allah. Tetapi batu tertentu tidak boleh diyakini sebagai sarana penyembuhan atau perlindungan gaib tanpa dalil syariat maupun sebab yang terbukti secara nyata.

Allah berfirman:

"Katakanlah: Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib kecuali Allah."

(QS. An-Naml: 65)

5. Syirik Besar atau Syirik Kecil?

Dalam persoalan ini, tingkat kesyirikan bergantung pada keyakinan orang yang memakainya.

Jika seseorang meyakini benda tersebut memiliki kekuatan mandiri, terlepas dari kekuasaan Allah, maka keyakinan tersebut dapat termasuk syirik besar karena memberikan sifat kekuasaan yang menjadi hak Allah kepada selain-Nya.

Adapun jika seseorang meyakini benda tersebut hanya sebagai "perantara" atau "sebab", tetapi Allah tidak menetapkannya sebagai sebab melalui syariat maupun sebab yang terbukti secara nyata, maka perbuatan tersebut dapat termasuk syirik kecil atau menjadi jalan menuju syirik, tergantung bentuk keyakinannya.


Bekasi, 2 September 2026

Rohmad Riyadi, S.Kom

WhatsApp : 085719752380


Share:

0 comments:

Post a Comment

Umrah 6 Juli 2026 Hub. 085719752380

Translator Bahasa Dunia

Visitor

free web counter

SAVE ROHINGYA

Keberangkatan 22 Agustus 2026

Powered by Blogger.
ads ads ads ads

Latest Posts

Recent comments

Popular Posts

Pages